Pengaruh Pendidikan Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pencegahan Keputihan Patologi


Halaman : 73-82

Penulis : Fauziah Yulfitria

Edisi : Volume III Nomor 2 Juli 2017

Jurnal : JURNAL BIDAN MIDWIFE JOURNAL

Tahun : 2015

ISSN : 2477-3441

ISSN Online : 2477-345X


Fauziah Yulfitria

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN

PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN KEPUTIHAN PATOLOGIS

 

Fauziah Yulfitria1

 

1Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Jalan Arteri JORR Jatiwarna

Kec Pondok Melati, Bekasi-17415, Indonesia

 

ABSTRAK

 

Keputihan merupakan masalah yang sering dialami oleh wanita diberbagai usia. Sebagian besar wanita di dunia pasti mengalami keputihan dan 90 % wanita di Indonesia berpotensi untuk mengalami keputihan. Dari beberapa penelitian, didapatkan data bahwa sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang kurang tentang keputihan. Pemberian pendidikan kesehatan pada remaja merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap serta perilaku yang baik mengenai pencegahan keputihan patologis.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengatahuan tentang pencegahan keputihan patologis. Metodologi Penelitian adalah  quasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test group design, sampel terdiri dari 150 orang, dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok intervensi pendidikan kesehatan melalui media leaflet, pendidikan kesehatan melalui media penyuluhan dengan slide power point dan kelompok kontrol. Setiap kelompok terdiri dari 50 mahasiswa. Data yang digunakan adalah data primer dengan memberikan angket kepada responden. Analisis penelitian yaitu, univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (Independent T- Test dan Anova). Hasil penelitian, yaitu pendidikan kesehatan melalui media leaflet dan media slide power point dapat meningkatan pengetahuan tentang pencegahan keputihan patologis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan keputihan patologis.

 

Kata kunci : pengetahuan, keputihan patologis

 

 

 

EFFECTS OF HEALTH EDUCATION IN IMPROVING KNOWLEDGE OF PATHOLOGICAL FLOUR ALBUS PREVENTION

 

 

ABSTRAC

 

Fluor Albus is a common problem experienced by women in various ages. Most women in the world must have experience Fluor Albus and 90 % of women in Indonesia has the potential to experience Fluor Albus. From some research, the data obtained are still many teenagers who have not good behavior on the prevention and treatment of Fluor Albus. The provision of health education to adolescents is one of the efforts to improve knowledge and attitudes and good behavior regarding prevention of pathological Fluor Albus. The objective is to determine the effect of health education on improving knowledge in prevention of pathological Fluor Albus. This methods is quasi-experimental research design of pre-test and post-test group design, the sample consisted of 150 people, divided into three groups based on class, namely the intervention group health education through media leaflets, health education through media slide power point and the control group. Each group consisted of 50 students. The data used are primary data by giving questionnaires to respondents. Analysis: Univariate (frequency distribution) and bivariate (Independent T- Test and ANOVA). The result is health education through media leaflets and media power point slides can improving knowledge in prevention of pathological Fluor Albus. The conclusion is health education can improving knowledge in prevention of pathological fluor albus.

 

Key word: knowledge, pathological fluor albus


Pengaruh Pendidikan Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pencegahan Keputihan Patologi

ABSTRAK

Keputihan merupakan masalah yang sering dialami oleh wanita diberbagai usia. Sebagian besar wanita di dunia pasti mengalami keputihan dan 90 % wanita di Indonesia berpotensi untuk mengalami keputihan. Dari beberapa penelitian, didapatkan data bahwa sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang kurang tentang keputihan. Pemberian pendidikan kesehatan pada remaja merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap serta perilaku yang baik mengenai pencegahan keputihan patologis.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengatahuan tentang pencegahan keputihan patologis. Metodologi Penelitian adalah  quasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test group design, sampel terdiri dari 150 orang, dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok intervensi pendidikan kesehatan melalui media leaflet, pendidikan kesehatan melalui media penyuluhan dengan slide power point dan kelompok kontrol. Setiap kelompok terdiri dari 50 mahasiswa. Data yang digunakan adalah data primer dengan memberikan angket kepada responden. Analisis penelitian yaitu, univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (Independent T- Test dan Anova). Hasil penelitian, yaitu pendidikan kesehatan melalui media leaflet dan media slide power point dapat meningkatan pengetahuan tentang pencegahan keputihan patologis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan keputihan patologis.

pengetahuan, keputihan patologis

EFFECTS OF HEALTH EDUCATION IN IMPROVING KNOWLEDGE OF PATHOLOGICAL FLOUR ALBUS PREVENTION

ABSTRACT

Fluor Albus is a common problem experienced by women in various ages. Most women in the world must have experience Fluor Albus and 90 % of women in Indonesia has the potential to experience Fluor Albus. From some research, the data obtained are still many teenagers who have not good behavior on the prevention and treatment of Fluor Albus. The provision of health education to adolescents is one of the efforts to improve knowledge and attitudes and good behavior regarding prevention of pathological Fluor Albus. The objective is to determine the effect of health education on improving knowledge in prevention of pathological Fluor Albus. This methods is quasi-experimental research design of pre-test and post-test group design, the sample consisted of 150 people, divided into three groups based on class, namely the intervention group health education through media leaflets, health education through media slide power point and the control group. Each group consisted of 50 students. The data used are primary data by giving questionnaires to respondents. Analysis: Univariate (frequency distribution) and bivariate (Independent T- Test and ANOVA). The result is health education through media leaflets and media power point slides can improving knowledge in prevention of pathological Fluor Albus. The conclusion is health education can improving knowledge in prevention of pathological fluor albus.

knowledge, pathological fluor albus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *