Pengaruh Penatalaksanaan Program Imunisasi oleh Bidan Desa, Kepatuhan Standar Operasional Prosedur, dan Ketersediaan Sarana Prasarana terhadap Efikasi Imunisasi Dasar di Kabupaten Cianjur Tahun 2014


Halaman : 1 - 10

Penulis : Diani Aliansy , Hafizurrachman

Edisi : Volume II Nomor 1 Januari 2016

Jurnal : JURNAL BIDAN MIDWIFE JOURNAL

Tahun : 2015

ISSN : 2477-3441

ISSN Online : 2477-345X


Diani Aliansy , Hafizurrachman

ABSTRAK

 

Upaya pemeliharaan efektivitas vaksin dilakukan melalui prosedur rantai dingin, yaitu menjaga vaksin tetap berada dalam kisaran suhu yang dianjurkan selama proses pengangkutan dan penyimpanan vaksin. Untuk mempertahankan mutu vaksin, semua vaksin secara berkelanjutan disimpan dalam suhu yang tepat. Bidan bukan saja hanya bertugas untuk melakukan imunisasi tetapi juga bertanggungjawab pada proses rantai dingin vaksin, perencanaan program imunisasi diwilayah kerjanya, semuanya harus dilakukan berdasarkan standar operasional yang berlaku. Desain penelitian cross sectional, dengan metode campuran (kuantitatif dan kualitatif). Sampel 50 responden untuk penelitian kuantitatif dan 9 responden untuk penelitian kualitatif. Analisis data kuantitatif adalah Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan program SmartPLS 2.0, analisis data kualitatif menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan empat hubungan variabel berpengaruh signifikan secara positif dengan α=5% (confidance 95%), 3 variabel (penatalaksanaan program imunisasi oleh bidan desa, ketersediaan sarana prasarana, kepatuhan terhadap SOP) memiliki pengaruh secara langsung dengan goodness of fit yang signifikan terhadap variabel efikasi program imunisasi, persentase pengaruh semua variabel terhadap efikasi program imunisasi sebesar 6.572% yang terdiri dari pengaruh langsung sebesar 4.729% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1.843%, model ini secara representatif mampu menjelaskan keragaman serta mampu mengkaji fenomena yang ada didalam penelitian ini sebesar 74,1%. Efek efikasi pada penelitian ini adalah pada minat masyarakat untuk mengikuti pelayanan imunisasi dasar. Setiap unit pelayanan imunisasi harus mengelola vaksin dengan benar sesuai standar operasional sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan imunisasi.

Kata Kunci : Imunisasi, Bidan, SOP, Sarana, Efikasi


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *