IMPLEMENTASI PENGURANGAN RESIKO KECEMASAN IBU BERSALIN KALA I MELALUI METODE HYPNOBIRTHING DI KLINIK BERSALIN GEGERKALONG KOTA BANDUNG TAHUN 2016


Halaman : 73 - 78

Penulis : Erni Hernawati, Belva Metta Ardelia

Edisi : Volume IV Nomor 2 Juli 2018

Jurnal : JURNAL BIDAN MIDWIFE JOURNAL

Tahun : 2015

ISSN : 2477-3441

ISSN Online : 2477-345X


Erni Hernawati, Belva Metta Ardelia

Persalinan dan kelahiran merupakan hal fisiologi yang akan di alami oleh hampir seluruh wanita. Meskipun hal yang fisiologis tetapi akan membuat ibu merasa cemas. Kecemasan dalam persalinan merupakan respon terhadap situasi tertentu yang mengancam, sering kali kecemasan dapat ditandai dengan perasaan mudah marah, cemas, gugup, kewaspadaan yang berlebihan, dan perasaan tegang saat menghadapi proses persalinan. Kecemasan pada saat proses persalinan dapat memperpanjang waktu persalinan atau akan menyebabkan partus lama. Kecemasan tersebut dapat ditangani  dengan cara nonfarmakologi, yaitu dengan metode hypnobirthing. Upaya hypnobirthing ini di fokuskan untuk menghilangkan sindrom ketakutan, ketegangan atau kecemasan karena hypnosis yang digunakan lebih difokuskan pada pembentukan sugesti positif pada saat otak berada dalam kondisi tenang atau rileks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan metode hypnobirthing terhadap kecemasan ibu bersalin kala I di klinik bersalin Gegerkalong Kota Bandung tahun 2016.

Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan desain case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 8 responden untuk kelompok case dan 8 responden  untuk kelompok control. Instrumen yang digunakan lembar observasi kecemasan HAR-S (Hamilton Anxiety Rating Score). Metode pungumpulan data primer  yang diperoleh dengan cara observasi kepada responden. Analisis data menggunakan analitik bivariat komparatif kategori tidak berpasangan 2 kelompok sehingga uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square . Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu bersalin mengalami kecemasan sebanyak  68,75%. Pada kelompok kasus terdapat 62,5% tidak mengalami kecemasan dan 37,5% mengalami kecemasan ringan, Sedangkan pada kelompok kontrol  seluruhnya (100%)  mengalami kecemasan. Dengan hasil ρ-Value 0,001 dan OR 0,000.

Terdapat hubungan antara metode hypnobirthing terhadap kecemasan ibu bersalin kala I dan metode hypnobirthing dapat mengurangi resiko kecemasan ibu bersalin.


IMPLEMENTASI PENGURANGAN RESIKO KECEMASAN IBU BERSALIN KALA I MELALUI METODE HYPNOBIRTHING DI KLINIK BERSALIN GEGERKALONG KOTA BANDUNG TAHUN 2016

ABSTRAK

Persalinan dan kelahiran merupakan hal fisiologi yang akan di alami oleh hampir seluruh wanita. Meskipun hal yang fisiologis tetapi akan membuat ibu merasa cemas. Kecemasan dalam persalinan merupakan respon terhadap situasi tertentu yang mengancam, sering kali kecemasan dapat ditandai dengan perasaan mudah marah, cemas, gugup, kewaspadaan yang berlebihan, dan perasaan tegang saat menghadapi proses persalinan. Kecemasan pada saat proses persalinan dapat memperpanjang waktu persalinan atau akan menyebabkan partus lama. Kecemasan tersebut dapat ditangani  dengan cara nonfarmakologi, yaitu dengan metode hypnobirthing. Upaya hypnobirthing ini di fokuskan untuk menghilangkan sindrom ketakutan, ketegangan atau kecemasan karena hypnosis yang digunakan lebih difokuskan pada pembentukan sugesti positif pada saat otak berada dalam kondisi tenang atau rileks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan metode hypnobirthing terhadap kecemasan ibu bersalin kala I di klinik bersalin Gegerkalong Kota Bandung tahun 2016.

Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan desain case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 8 responden untuk kelompok case dan 8 responden  untuk kelompok control. Instrumen yang digunakan lembar observasi kecemasan HAR-S (Hamilton Anxiety Rating Score). Metode pungumpulan data primer  yang diperoleh dengan cara observasi kepada responden. Analisis data menggunakan analitik bivariat komparatif kategori tidak berpasangan 2 kelompok sehingga uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square . Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu bersalin mengalami kecemasan sebanyak  68,75%. Pada kelompok kasus terdapat 62,5% tidak mengalami kecemasan dan 37,5% mengalami kecemasan ringan, Sedangkan pada kelompok kontrol  seluruhnya (100%)  mengalami kecemasan. Dengan hasil ρ-Value 0,001 dan OR 0,000.

Terdapat hubungan antara metode hypnobirthing terhadap kecemasan ibu bersalin kala I dan metode hypnobirthing dapat mengurangi resiko kecemasan ibu bersalin.

Metode Hypnobirthing, Kecemasan

IMPLEMENTATION OF RISK REDUCTION OF MOTHER'S AFFECTED THROUGH HYPNOBIRTHING METHOD IN CLINICAL COUNTRY GEGERKALONG CITY BANDUNG IN 2016

ABSTRACT

Labor and birth are physiologic things that will be experienced by almost every woman. Although physiological things but will make mothers feel anxious. Anxiety in labor is a response to a particular situation that threatens, often anxiety can be characterized by feelings of irritability, anxiety, nervousness, excessive alertness, and feelings of tension in the process of labor. Anxiety during childbirth may prolong labor time or will lead to long periods. However, the anxiety can be handled by nonpharmacology, one of nonpharmacology treatment is by hypnobirthing method. Hypnobirthing is a method of handling anxiety in the face of labor. This hypnobirthing effort is focused on eliminating fear syndrome, tension or anxiety because hypnosis is used more focused on positive suggestion formation when the brain is in a calm or relaxed state. This research is to know the correlation of hypnobirthing method to maternal maternal anxiety at labor clinic Gegerkalong Bandung City 2016.

This research use analytic approach with case control design. The sampling technique used was accidental sampling with the number of samples of 8 respondents for the case group and 8 respondents for the control group. The instrument used is an Anxiety Rating Score (HAR-S) anxiety observation sheet. The primary data collection method obtained by observation to the respondent. Data analysis using comparative bivariate analytic unpaired category 2 group so that statistic test used is chi-square test.

Most mothers experienced anxiety as much as 68.75%. In the case group there was 62.5% did not experience anxiety and 37.5% experienced mild anxiety, while in the control group all (100%) experienced anxiety. With result ρ-Value 0,001 and OR 0,000. There is correlation between hypnobirthing method to maternal maternal anxiety and hypnobirthing method can reduce maternal anxiety risk.

Method hypnobirthing and Anxiety

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.