HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG PEMBERIAN ASI PERAH DENGAN PENDIDIKAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIMAHI TENGAH


Halaman : 11 - 15

Penulis : Fitri Nurhayati, Sofi Nurlatifah

Edisi : Volume IV Nomor 2 Juli 2018

Jurnal : JURNAL BIDAN MIDWIFE JOURNAL

Tahun : 2015

ISSN : 2477-3441

ISSN Online : 2477-345X


Fitri Nurhayati, Sofi Nurlatifah

 

Pencapaian ASI Eksklusif baik di Indonesia maupun di Jawa Barat masih belum mencapai target yang di harapkan sebesar 80%. Salah satu hambatan dalam pencapaian ASI Eksklusif yaitu ibu bekerja, karena ibu bekerja tidak memberikan ASI secara langsung kepada bayi. ASI perah terbukti dapat menjadi solusi ibu dalam memberikan ASI. Berdasarkan data cakupan di Puskesmas Cimahi Tengah paling rendah di bandingkan wilayah Puskesmas Kota Cimahi, salah satu faktor pemberian ASI perah hanya 49 bayi (3,01%) yang disebabkan sebagian besar ibu bekerja. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu menyusui tentang pemberian ASI perah dengan pendidikan ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Cimahi Tengah pada bulan juli tahun 2016.

Metode penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional, populasi berjumlah 49 dengan menggunakan total sampling technique. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yaitu kuesioner Analisa data yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square.

Hasil penelitian menunjukkan dari 49 responden hampir sebagian besar berpengetahuan baik sebanyak 28 responden (57,1%), dan hampir sebagian besar pendidikan SMP sebanyak 25 responden (50,1%). Hasil p value (0,036)<0.05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu menyusui yang bekerja tentang pemberian ASI Perah dengan pendidikan ibu.

Diharapkan bidan dapat meningkatkan pendidikan kesehatan dan memberikan motivasi pada ibu khususnya ibu bekerja dalam memberikan ASI perah.


HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG PEMBERIAN ASI PERAH DENGAN PENDIDIKAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIMAHI TENGAH

ABSTRAK

 

Pencapaian ASI Eksklusif baik di Indonesia maupun di Jawa Barat masih belum mencapai target yang di harapkan sebesar 80%. Salah satu hambatan dalam pencapaian ASI Eksklusif yaitu ibu bekerja, karena ibu bekerja tidak memberikan ASI secara langsung kepada bayi. ASI perah terbukti dapat menjadi solusi ibu dalam memberikan ASI. Berdasarkan data cakupan di Puskesmas Cimahi Tengah paling rendah di bandingkan wilayah Puskesmas Kota Cimahi, salah satu faktor pemberian ASI perah hanya 49 bayi (3,01%) yang disebabkan sebagian besar ibu bekerja. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu menyusui tentang pemberian ASI perah dengan pendidikan ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Cimahi Tengah pada bulan juli tahun 2016.

Metode penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional, populasi berjumlah 49 dengan menggunakan total sampling technique. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yaitu kuesioner Analisa data yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square.

Hasil penelitian menunjukkan dari 49 responden hampir sebagian besar berpengetahuan baik sebanyak 28 responden (57,1%), dan hampir sebagian besar pendidikan SMP sebanyak 25 responden (50,1%). Hasil p value (0,036)<0.05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu menyusui yang bekerja tentang pemberian ASI Perah dengan pendidikan ibu.

Diharapkan bidan dapat meningkatkan pendidikan kesehatan dan memberikan motivasi pada ibu khususnya ibu bekerja dalam memberikan ASI perah.

Pengetahuan ibu menyusui, ASI perah

RELATIONSHIP KNOWLEDGE OF BREAST FEEDING MOTHER WHO ARE WORKING ON EXCLUSIVE BREAST FEEDING BREAST MILK DAIRY WITH EDUCATION IN PUBLIC HEALTH OF CENTER CIMAHI

ABSTRACT

Achievement of exclusive breast milk both in Indonesia as well as in West Java still has not yet reached the target of 80% expect. One of the barriers in the achievement of breast milk exclusively i.e., working moms, working moms because it does not give breast milk directly to the baby. Breast milk can be a solution proven dairy mom in giving breast milk. Based on the data coverage in Cimahi Tengah lowest Clinics at area Clinics compare Cimahi, one of the factors in breast feeding dairy. only 49 infants (3.01%) caused the majority of working moms. The purpose of this research is to know the relationship of knowledge of nursing mothers who are working on exclusive breast feeding breast milk dairy with education in working area Clinics Cimahi Tengah in July 2016.

This research aims to know the relationship, the population numbered 49 using total sampling technique. Data collection techniques using primary data i.e. questionnaires, whereas the analysis done in a univariate and bivariate with test chi square.

The results showed of the 49 respondents most knowledgeable good as much as 28 respondents (57,1%), and almost the majority of junior high school education as much as 25 respondents (50.1%). The results of the P value (0.036) <  0.05) there is means a significant relationship between knowledge mothers about  breast milk dairy with the education mother.

Expected midwives can provide to increase education health and give motivation on mother in giving breast milk.

knowledge of breastfeeding mother, breast milk dairy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.