Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Pria terhadap Pemilihan Kontrasepsi Metode Operasi Pria (MOP) Tahun 2013 (Studi Lapangan di Desa Palinggihan Kab. Purwakarta).


Halaman : 1-6

Penulis : Ida Farida Handayani, Eva Puspita

Edisi : Volume I Nomor 2 Juli 2015

Jurnal : JURNAL BIDAN MIDWIFE JOURNAL

Tahun : 2015

ISSN : 2477-3441

ISSN Online : 2477-345X


Ida Farida Handayani, Eva Puspita

ABSTRAK

Partisipasi pria dalam Keluarga Berencana masih sangat rendah yaitu 4,7%. (SDKI, 2012) Partisipasi pria dalam ber-KB merupakan salah satu issue penting dalam kesehatan reproduksi. Di Kabupaten Purwakarta pada tahun 2012 Pasangan Usia Subur yang menjadi peserta KB 164.062 orang dan yang menggunakan MOP sebanyak 2.068 orang (1,2%). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi pria terhadap pemilihan kontrasepsi Metode Operasi   Pria ( MOP)   di Desa Palinggihan Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta.                                                                                                                                                                                   Desain penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pria PUS yang tidak ingin memiliki anak lagi, jumlah sampel sebanyak 45 orang. Analisa data disajikan dengan analisa bivariat dengan uji statistik Chi square dengan tingkat kepercayaan 95 %. Maka didapatkan hasil dari 45 responden, partisipasi pria terhadap MOP hanya 6 orang (13,3%), dan yang tidak menjadi peserta MOP 39 orang (86,7%). Dari lima variabel, didapat empat variabel yang berhubungan secara bermakna dengan partisipasi pria terhadap pemilihan kontrasepsi Metode Operasi Pria, yaitu pengetahuan dengan nilai p = 0,031, dukungan istri dengan nilai p = 0,003, sosial budaya dengan nilai p = 0,001, dan persepsi dengan nilai p = 0,023 sedangkan untuk variabel yang tidak berhubungan yaitu pendidikan dengan nilai p = 0,230.                                                      Pengetahuan, dukungan istri, sosial budaya dan persepsi merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi pria terhadap pemilihan MOP.

Abstract

Participation of males in family Planning is still very low at 4.7 % , (SDKI, 2012) male participation in family planning is one of the important issues in health reproducts . In Purwakarta in 2012 that couples of childbearing age planning participants and 164 062 people who use the MOP as many as 2,068 people ( 1.2 % ) .                        The objective of this research is to analyze the factors associated with male participation to the selection method of contraception Men Operation ( MOP ) in the village of Palinggihan Plered Purwakarta .                                   Research Design using analytic survey method with cross sectional approach . Population in this research are PUS man who does not want to have another child , the total sample of 45 people . Data analysis includes the bivariate analysis by the Chi -square statistical test with a confidence level of 95% . The results of the 45 respondents , male participation against MOP only 6 ( 13.3 % ) , and which is not a participant MOP 39 ( 86.7 % ). Of the five variables , found four variables were significantly associated with male participation in the selection of contraceptive methods Operation Man , that knowledge with p = 0.031 , support wives with p = 0.003 , socio-cultural , with p = 0.001 , and the perception by p = 0.023 whereas for unrelated variables : education , with p = 0.230 .      Knowledge , support his wife, socio-cultural and perceptions are all factors related to male participation in the selection of MOP .

Keywords : Dukungan istri, Kontrasepsi, Metode Operasi Pria (MOP), Partisipasi, Pendidikan, Pengetahuan, Persepsi, Sosial budaya, Support wife , Contraception , Operation Method Man ( MOP ) , Participation , Education , Knowledge , Perceptions , Social culture.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *